Tak Dapat Uang Transport, Jumlah Peserta BLK di Pati Alami Penurunan

Pati, infoseputarpati.com – Tidak diperolehnya uang transport lagi bagi peserta Balai latihan Kerja (BLK) tahun 2022, ternyata berdampak pada penurunan pendaftar peserta latihan yang cukup drastis di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) BLK Kabupaten Pati.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) BLK Kabupaten Pati, Yatin Joko Sutopo mengungkapkan bahwa hanya terdapat 22 paket pelatihan yang tersedia di tahun 2022 dengan total peserta sebanyak 352 orang.

Sedangkan pada tahun 2021, saat masih diberlakukan uang transport pihaknya membuka sebanyak 31 paket dengan peserta keseluruhan 496 orang.

“Iya memang dengan adanya kebijakan tersebut, secara jumlah peserta memang berkurang. Sesuai dari data saja itu tahun dulu ada 31 paket dan tahun ini hanya 22 paket pelatihan yang dibuka, jadi salah satu penyebab yang memang soal uang transport itu,” katanya saat ditemui di kantornya pada Senin, (29/8/2022).

Diketahui bahwasanya penghapusan uang transportasi tersebut, merupakan kebijakan langsung yang dibuat oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) untuk seluruh BLK kabupaten atau kota di seluruh Indonesia.

Menurut Yatin, sejauh ini masyarakat masih mengharapkan dan ketergantungan terhadap adanya uang transportasi tersebut. Ia merasa adanya uang transportasi sejauh ini menjadi salah satu cara untuk menggaet peserta yang cukup di wilayah Pati.

Sehingga dengan penghapusan yang dilakukan, secara langsung berdampak pada jumlah peserta yang semakin menurun.

“Dan itu kebijakan langsung dari pusat mas, bukan dari kami. Saya rasa ya mas, memang uang transportasi itu yang menjadi daya tarik terbesar bagi masyarakat Pati untuk mengikuti BLK. Tapi ya memang yang serius dan kepengen ikut pelatihan tidak melihat dari uang transportnya itu,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *