Dinilai Fungsinya Kurang Jelas, Perekaman Kartu Identitas Anak di Pati Baru Capai 40 Persen

Pati, infoseputarpati.com – Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah belum populer. Hingga Triwulan ketiga tahun 2022, baru 40 persen saja anak di Pati yang memiliki KIA.

Kepala Kantor Disdukcapil Pati melalui Maria Ulfah, Kepala Seksi Identitas Penduduk mengatakan bahwa total populasi anak di Kabupaten Pati mencapai 300 ribu jiwa. Artinya baru 120 ribuan anak yang terdaftar dalam KIA.

“Jumlah sekitar wajib KIA Ada 300 ribu anak. Angka pastinya tentunya terus berubah tapi kita upgrade di sistem,” ujarnya, Selasa (16/8/2022).

Jelasnya, animo masyarakat untuk merekam KIA untuk anak berusia 0-17 tahun di Pati masih rendah.

Pasifnya masyarakat terhadap program KIA ini lebih disebabkan karena belum mengetahui secara pasti apa fungsi kartu identitas untuk masyarakat usia anak tersebut.

Terlebih KIA hingga kini belum diwajibkan oleh pemerintah pusat, sehingga perannya masih dianggap sekunder.

“Penduduk masih belum familiar dan mengenal KIA Ini, karena belum diwajibkan. Selama ini anak dianggap tidak perlu identitas, hanya orang dewasa. Untuk SIM atau Bank dan apa kan belum,” Ujar Maria Ulfah kepada infoseputarpati.com.

Perlu diketahui, program KIA sendiri sudah mulai dicanangkan sejak tahun 2016.

Hampir sama seperti KTP orang dewasa, KIA memiliki sejumlah fungsi dan manfaat. Utamanya digunakan untuk menjadi akses sarana umum serta mencegah terjadinya penculikan dan perdagangan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *