Nelayan Pati Keluhkan Tidak Bisa Beli Solar Subsidi di SPBU

Pati, infoseputarpati.com – Kebijakan pemerintah memperketat penyaluran BBM subsidi solar dikeluhkan nelayan kecil di Kabupaten Pati. Salah satunya Daman, nelayan dari Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana. Sejak tidak diperbolehkan membeli solar di SPBU, biaya operasional melautnya naik.

Dijelaskannya, para nelayan kecil di Pati hanya boleh membeli solar di dua SPBN, diantaranya adalah di Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti dan di Bajomulyo, kecamatan Juwana.

Diceritakan Daman bulan lalu, para nelayan masih bisa mengakses solar di SPBU, asalkan ada surat rekomendasi dari Kepala Desa dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). Namun setelahnya kebijakan tersebut dibatalkan.

“Nelayan kecil tidak bisa beli solar subsidi di SPBU. Dulu minta rekomendasi desa bisa sekarang ga bisa di SPBU.Sekitar satu bulanan. Minta rekom dari desa untuk pembelian 5-10 liter masih cukup. Untuk saat ini sudah tidak berlaku,” katanya, Jumat (12/8/2022).

Untuk mengakses solar di SPBN tentunya akan menambah pengeluaran untuk operasional, lantaran harus membayar upah tukang ambil solar.

“Sekarang harus ke Banyutowo. itu kalau individu beli solar sampai sana ya biaya. Makanya kita harus kolektif. 1 liter dengan rekom Dinas di SPBN banyutowo Rp5.000 per liter. Ditambah transportasi jadinya Rp 5.600 per liter,” Terangnya.

Daman mengharapkan para nelayan diperbolehkan lagi membeli solar di SPBU. Terlebih masa-masa saat ini hasil tangkapan nelayan tidak optimal karena cuaca tak menentu.

Sementara Kepala Bidang Nelayan Tangkap DKP Pati, Sujarta membenarkan regulasi penyaluran solar subsidi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *