Tren Pendaftaran Haji di Pati Didominasi Anak Muda, Ini Penyebabnya

Pati, infoseputarpati.com – Panjangnya masa tunggu pemberangkatan haji merubah tren pendaftaran haji di Kabupaten Pati. Jumlah pendaftar haji berusia remaja semakin banyak setiap tahunnya.

Kepala seksi pemberangaktan haji dan umroh, kantor kementerian Agama Kabuapten Pati, Abdul Hamid mengungkapkan, sebelumnya pendaftar haji didominasi masyarakat beriusia 40 tahun ke atas. Namun dalam setahun terakhir, sudah mulai banyak pendaftar dari golongan muda usia pelajar dan mahasiswa.

Pendaftaran dini tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi para pendaftar agar antrean tidak terlalu panjang.

“Tren rata rata diatas usia 40 sampai sekarang didaftarkan terbaru usia muda didaftarkan. Kebetulan ortu yang berpunya, sekitar usia mahasiswa pelajar sudah banyak yang didaftarkan,” ungkap Hamid saat ditemui infoseputarpati.com.

Untuk meminimalisir pendaftar haji di usia terlalu dini, kantor Kemenag memberikan batas umur minimal pendaftar haji, yakni 12 tahun.

Diterangkannya, masa tunggu haji di indonesia rata-rata pada kisaran 29-30 tahun, menyesuaikan daftar antrean. Artinya, jika pendaftar haji melakukan registrasi pada tahun 2022 maka diestimasi baru akan berangkat tahun 2051.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa mundurnya estimasi keberangkatan disebabkan bilangan pembagi daftar tunggunya didasarkan pada kuota haji tahun berjalan.

Jelang episode endemi, Hamid mengaku, pendaftar haji di Kantor Kemenag Pati sudah mulai stabil. Jika dalam dua tahun sebelumnya, per hari hanya melayani 5-10 pengunjung. Mulai tahun ini, ruang Pusat Layanan Terpadu Satupintu (PTSP) Kemenag sudah melayani 12-20 orang per harinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *