IRT ini Kembangkan Sayuran Hidroponik, Omzetnya Menggiurkan

Pati, infoseputarpati.com – Seorang ibu rumah tangga dari Pati, Jawa Tengah secara otodidak berhasil mengembangkan budidaya hidroponik dengan omzet bulanan hingga ratusan ribu rupiah.

Ialah Ririk Budi Sri Rejeki (39), wanita dari Desa Winong, Kecamatan Pati kota. Ia menceritakan, awalnya ia menekuni hidroponik karena hobi. Sebelum berkomunitas, ia mempelajari cara bertanam hidropik melalui video YouTube.

“Pertama kali coba sendiri berhasil dikembangkan jadi besar. Yang dipelajari bagaimana bertani bercocok tanam dari youtube otodidak,” Ujar Ririk saat ditemui mitrapost.com di greenhosuenya kemarin.

Di awal mencoba, Ririk mencoba menanam pakcoy di rumahnya di Winong. Namun saat tahu bernilai ekonomi, ia memberdayakannya secara serius. Ia memberdayakan lahan di Desa Tlogorejo, Tlogowungu.

Di Tlogorejo, ia mempunyai lahan seluas 300 meter persegi. 150 meter ia gunakan untuk membangun greenhouse dan 100 meter untuk budaya nila.

Jika umumnya pembudidaya hidroponik di Pati hanya menanam selada, Ririk menamama 3 jenis sayuran. Diantaranya selada, pakcoy, dan caisim.

Masa pertumbuhan sayur, diterangkanya beragam, mulai dari 2-3 minggu sejak ditanam bibit. Dengan pengaturan masa tanam, Ririk dapat memanen sayur setiap hari.

Dalam sebulan, ia mengaku mampu memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp800 ribu rupiah.

“Saya mulai hidroponik sudah lama, tapi baru punya greenhouse sejak Juni lalu, jadi masih kecil. Kalau lebih besar mungkin keuntungannya bisa bertambah,” Katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *