Tahun Ini Akan Jadi yang Terakhir Petani Ketela di Pati Dapat Pupuk Subsidi

Pati, infoseputarpati.com – Sasaran komoditas prioritas penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Pati tahun ini dikurangi, dari 15 komoditas menjadi 9 komoditas saja. Kebijakan paling terasa akan berdampak kepada petani ketela pohon di Bumi Mina Tani.

Kepala Seksi Pupuk dan Pestisida Kantor Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Aldoni Nurdiansyah mengatakan lahan ketela pohon di Pati kurang lebih sekitar 15 hektar dan mayoritas para petaninya ketergantungan dengan pupuk kimia.

“Kemungkinan petani yang diluar 9 komoditas ini akan bertanya, kok saya tidak dapat pupuk subsidi karena kebijakan dari pusat. Tapi ini instruksi dari pemerintah atau Pak Jokowi dan kami baru mendapatkan arahan kemarin,” ujar Doni saat diwawancarai infoseputarpati.com di kantornya.

Doni menerangkan, kebijakan pengurangan komoditas prioritas tersebut hadir setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022. Dibarengkan dengan kebijakan membatasi penyaluran pupuk subsidi dari awalnya 5 jenis menjadi 2 jenis saja.

Dalam Permentan tersebut, menerangkan bahwa setelah transisi penyaluran pupuk tahun 2022, pemerintahan nantinya hanya menyalurkan pupuk subsidi kepada 9 komoditas pertanian prioritas diantaranya padi, jagung, kedelai, kopi, tebu, kakao rakyat, bawang merah, dan bawang putih.

Meski demikian, tahun ini para petani ketela masih bisa mendapatkan pupuk subsidi. Hal ini berlaku hingga stok alokasi pupuk dari pemerintah pusat untuk tahun 2022 habis.

“Di Pati di eRDKK ada 15 ribu hektar lahan. Tapi hingga bulan ini yang mengambil ada yang sudah ada yang belum,” terang Doni.

Ia mengaku sangat menyayangkan kebijakan ini lantaran Kabupaten Pati merupakan penghasil ketela yang cukup besar di Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *