Penghapusan Pertalite Diharapkan Tak Bebani Ekonomi Masyarakat Kecil

Pati, Infoseputarpati.com – Wacana penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite oleh pemerintah pusat mendapatkan perhatian penuh dari legislatif Kabupaten Pati.

M Nur Sukarno selaku anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap penghapusan Pertalite yang diganti oleh BBM jenis Pertamax Green tersebut tidak membebani kondisi perekonomian masyarakat kecil.

Ia menuturkan, dalam mengambil kebijakan Pemerintah Pusat sudah seharusnya memikirkan kondisi ekonomi dengan menyesuaikan harga sesuai dengan kemampuan nilai beli masyarakat.

“Perlu penyesuaian harga Pertamax green yang terjangkau oleh masyarakat luas, sehingga tidak membebani perekonomian masyarakat bawah,” tegas Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.

Meskipun demikian pihaknya juga mengungkapkan bahwa langkah yang diambil oleh pemerintah merupakan bagian dari upaya untuk pengurangan emisi karbon. Dimana hal tersebut sesuai dengan isu yang dikembangkan di berbagai macam negara.

“Tahun depan pemerintah mengeluarkan kebijakan sesuai isu dunia saat ini yaitu pengurangan emisi gas karbon. Salah satu kebijakan tersebut adalah penghapusan BBM Pertalit diganti Pertamax green,” tambah Sukarno.

BACA JUGA :   Dewan Sebut Pertanian Talas Beneng Miliki Potensi Ekonomi Menggeliat

Lebih lanjut, M Nur Sukarno menyebut penghapusan BBM bersubsidi dipastikan akan berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Ditambah lagi yang saat ini masih proses meningkatkan ekonomi pasca dampak dari pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun lalu.

“Hal ini yang perlu diperhatikan adalah dampak penggantian (penghapusan) Pertalite menjadi Pertamax green menjadi beban ekonomi masyarakat karena saat ini kondisi perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19 19 belum pulih,” tegas Sukarno. (Asy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *