Setiap Anak Punk yang Terjaring Razia di Pati Akan Dites HIV dan TBC

Pati, infoseputarpati.com – Guna mencegah penularan TBC dan HIV/AIDS di Kabuapten Pati, Dinas Sosial akan wajibkan anak punk yang terjaring razia di Kabupaten Pati untuk menjalani test HIV dan TBC.

Dinas Sosial Kabupaten Pati baru-baru ini telah membuat berita acara tenatang regulasi test tersebut. Tri Haryumi, Plt Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Sosial pada Dinsos Pati mengatakan akan melakukan kesepakatan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Pati.

“Anak punk ini menjadi target kita. Kalau di luar hubungan bebas. Kita akan MOU dengan BKK. Jika ada anak punk, kita test apakah ada HIV atu TBC, ” kata Tri Haryumi kepada infoseputarpati.com di kantornya.

Wacana ini juga merupakan amanah dari pemerintah pusat yang menyatakan bahwa Indonesia menempati posisi ketiga TBC tertinggi di dunia setelah India dan Tiongkok.

Aduan warga terkait keberadaan anak punk masih tinggi di Pati. Setidaknya dalam sebulan, ada 6-8 anak punk yang terjaring oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pola hidup sembarangan yang dilakukan anak punk, sangat rawan tertular HIV dan TBC dan itu sangat membahayakan Kabupaten Pati.

“Anak punk yang kita jaring kebanyakan malah bukan orang Pati sendiri. Karena gaya hidup yang bebas, potensi HIV dan TBC itu ada. Jangan sampai malah menularkan yang di Pati. Soalnya ada lho, remaja-remaja sini yang pacaran sama anak punk,” ujar Haryumi.

Test HIV pada anak punk sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Namun selama ini tidak semua anak punk yang dibina Dinsos dites HIV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *