Duh! Korban Kasus Dugaan Keracunan MBG di Pati Capai 401 Orang, Ada Balita dan Ibu Menyusui

Pati, Infoseputarpati.com – Korban kasus dugaan keracunan makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati sudah mencapai 401 orang. Jumlah tersebut bertambah dari yang awalnya 259 orang dari tiga sekolah.

Selain siswa, korban keracunan MBG juga mencakup balita hingga ibu menyusui yang juga menjadi penerima manfaat MBG.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo mengatakan bahwa balita dan ibu menyusui yang diduga mengalami keracunan diketahui mendapatkan fasilitas MBG di posyandu.

“Yang rawat inap anak usia 2 tahun ada 1 anak, selain itu ada yang rawat jalan penerima B3 (ibu-ibu menyusui),” ujarnya dilansir dari Detik.

Korban dari posyandu tersebut merupakan tambahan baru. Seluruh korban dugaan keracunan mendapatkan MBG dari SPPG Gembong 1.

“Jumlah korban dugaan keracunan makanan MBG dari SPPG Gembong 1 yang bergejala total ada 401 per pagi ini,” ujarnya.

Saat ini, masih ada 48 pasien yang masih menjalani rawat inap di rumah sakit. Sedangkan 319 orang menjalani rawat jalan.

“RSUD ada 10 pasien, RS Mitra Bangsa ada 15 orang, RS KSH ada 20 orang, RS Fastabiq ada 3 orang,” ujarnya.

BACA JUGA :   Bupati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Pemerasan Jual-Beli Jabatan, 3 Kades Turut Diringkus

“Untuk yang rawat jalan ini berasal dari SMP Negeri 1 Gembong ada 95 siswa, MTS Negeri 3 Pati, 157 siswa, MTS Manbaul Ulum ada 11 siswa, SDN Gembong 03 ada 38 siswa dan dari Posyandu ada 18 orang,” lanjutnya.

Kasus dugaan keracunan makanan ini telah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Kami memang mengutamakan sebuah pelayanan kesehatan masyarakat khususnya hal seperti ini menyangkut dengan nyawa. Makanya kemarin sudah kita putuskan kondisinya KLB. Karena kondisi yang utamakan masalah penyelamatan dulu, ” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *