Fakta Kasus Keracunan Susu MBG di Jakenan Pati, Kondisi Sudah Menggumpal dan Kecut

Pati, Infoseputarpati.com – Kasus keracunan susu makan bergizi gratis (MBG) terjadi di SD Negeri Tambahmulyo 02 Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati.

Kondisi susu diketahui sudah menggumpal. Rasanya juga sudah kecut dan pahit. Padahal, susu tersebut memiliki tanggal kedaluwarsa yang masih lama.

Hal itu sebagaimana yang diungkapkan oleh warga Tambahmulyo Kecamatan Jakenan, Septi.

“Susunya pahit, sama kecut, dan yang lain ada bergerindil (menggumpal) seperti itu. Kedaluwarsa masih lama, kemasan bagus,” ujarnya dilansir dari Detik.

Ia bercerita, anaknya yang duduk di kelas 5 SD itu awalnya mengalami mual dan pusing saat ia menjemput anaknya pulang sekolah.

Ia pun baru mengetahui jika anaknya ternyata dibawa ke Puskesmas Jakenan karena itu.

“Tadi itu jemput anak ke sekolah, ternyata anak saya sudah dibawa ke Puskesmas Jakenan. Katanya itu kepala pusing, perut mual karena habis minum susu dari MBG,” ujarnya.

Sang anak pun menjalani observasi selama dua jam, dan kemudian diperbolehkan pulang.

“Pusing, mual, mau muntah tidak bisa muntah. Sudah dikasih obat dari puskesmas. Sekarang alhamdulillah membaik, cuman kepala sedikit masih pusing,” paparnya.

BACA JUGA :   Bupati Pati Wanti-wanti Kades Jangan Sampai Melanggar Hukum

Ia sendiri mengaku trauma karena kejadian itu membuat jiwa anaknya terancam.

“Ya trauma, mengancam jiwa anak. Semoga tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Diketahui, selain susu, pada hari kejadian, siswa mendapatkan menu MBG berupa sayur sup, telur ceplok, dan susu. Akan tetapi ternyata susu kemasan tersebut rasanya pahit, kecut, dan kondisinya sudah menggumpal.

“Harapan ya supaya tidak ada keracunan (MBG) lagi, cukup hari ini. Mending kalau bisa (MBG) berhenti, tidak masalah,” ujarnya.

Pihak Puskesmas Jakenan juga telah buka suara. Salah satu perawat bernama Yuliati mengatakan bahwa susu MBG tidak ada yang rusak. Namun rasanya sudah tidak enak.

“Untuk kemasan susu tidak ada yang rusak. Tanggal kedaluwarsa masih tahun 2027. Kita sudah mengamankan sampel, kita akan kirim ke dinas terkait,” ujarnya.

“Dari keterangan anak-anak bilang rasanya susunya kurang enak seperti itu,” lanjutnya.

Diketahui, ada 21 siswa yang mengalami gejala mual, pusing, lemas usai meminum susu MBG. Sebanyak 6 siswa dilarikan ke puskesmas, sedangkan sisanya tak mau dibawa ke Puskesmas.

BACA JUGA :   Curah Hujan Tinggi, Panen Raya Garam Pati Mundur

“Kita tadi sudah tracking ke sana (sekolah langsung), menemukan semua ada 21 siswa, yang 6 siswa dilarikan ke sini dan untuk 15 siswa kondisinya stabil dan tidak mau dibawa ke Puskesmas Jakenan,” paparnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *