Semarang, Infoseputarpati.com – Dua kasus kekerasan terjadi di Semarang. Pertama terjadi pada awal Agustus dan kedua terjadi pada 7 Agustus.
“Penganiayaan terjadi dua kali, yang pertama pada awal bulan Agustus dan yang kedua pada Jumat (7/8/2026),” ujar Kasi Humas Polres Semarang AKP Budiyono.
Kejadian pertama dialami Aldi Fernando (21) warga Berokan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang saat sedang bekerja bakti pada pukul 22.00 WIB. Kemudian dia didatangi pelaku Faisal Ulil Albab, yang masih tetangganya, dan diajak pergi berboncengan.
Namun di dekat Banaran Coffee, kendaraan berhenti dan pelaku langsung memukul korban hingga terjatuh. Beruntung korban bisa lari saat akan dipukul dengan batu.
Kejadian kedua pada Jumat (7/8/2026) pukul 00.05 WIB. Korban saat itu sedang main ke rumah temannya bernama Yusuf di Ngasem, Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, kembali didatangi Faisal Ulil.
Dia dijemput pelaku menggunakan mobil Gran Max yang di dalamnya sudah ada lima orang, yakni Stiven, Indra, Wulan, Ilham, dan sopir. Begitu Yusuf dan Aldi masuk ke dalam mobil, Aldi langsung ditendang dan dipukuli Faisal Ulil, termasuk menggunakan knalpot.
“Orang-orang di dalam mobil sempat akan melerai, tapi diancam Faisal Ulil. Kemudian korban juga dibawa berkeliling dan selama perjalanan terus dianiaya, hingga pukul 03.00 WIB korban bersama Yusuf diturunkan di Berokan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang,” paparnya.
“Setelah itu dia menghubungi temannya dan diantar ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa dan menjalani rawat jalan. Namun karena masih terasa sakit, oleh orangtuanya kembali dibawa berobat ke rumah sakit dan opname,” lanjutnya.
Budiyono memastikan pihaknya selalu bertindak profesional dalam penanganan setiap kasus. (*)











