Infoseputarpati.com – Para guru madrasah swasta menggelar demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada hari ini Rabu (20/5/2026).
Mereka menuntut adanya kesetaraan dan kesejahteraan sebagaimana yang dilakukan pemerintah terhadap guru sekolah negeri.
Massa meminta agar guru madrasah bisa mendapatkan kebijakan afirmasi menjadi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Kalau guru-guru honorer yang di sekolah negeri nanti 2023 akhir tahun ini akan diangkat menjadi ASN atau PPPK, maka guru-guru swasta baik di madrasah maupun swasta (umum) juga harus diangkat menjadi PPPK dan ASN,” ujar perwakilan Dewan Pembina Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), Muhammad Zen dilansir dari Kompas.
Demo sengaja digelar bersamaan dengan agenda DPR melakukan amendemen UUD Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dan amendemen UU Guru dan Dosen. Harapannya, aturan tersebut dapat memberikan kepastian kesejahteraan guru.
“Ingat! Bahwa yang memberikan kontribusi untuk bangsa ini dalam rangka mencerdaskan anak bangsa bukan hanya guru negeri saja,” paparnya.
“Kehadiran yayasan-yayasan swasta, kehadiran guru-guru madrasah swasta, yang paling banyak memberikan kontribusi kepada bangsa ini karena mendidik putra-putri kita dari keluarga yang kurang mampu,” lanjutnya.
Pihaknya juga menuntut kesejahteraan gaji guru madrasah agar setara dengan guru sekolah negeri.
“Kita harus memastikan bahwa undang-undang (UU) yang ada di negeri ini, UU Pendidikan, UU Guru dan Dosen, harus memastikan bahwa guru-guru Indonesia harus sejahtera,” ujarnya. (*)






