Disdagperin Ingatkan Hukuman Berat Untuk Penjual Bensin Eceran

Pati, infoseputarpati.com – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa mengingatkan masyarakat tentang tentang pembelian BBM untuk dijual kembali, khususnya untuk jenis BBM bersubsidi.

Mengacu pada UU No.22/2001 tentang Penyelenggaraan kegiatan usaha Minyak dan Gas Bumi, penjualan bensin eceran khususnya bersubsidi, bisa diganjar kurungan penjara 3 tahun dan denda hingga Rp30 miliar.

Begitupun untuk oknum SPBU yang memberi izin atau melayani pembelian BBM subsidi untuk dijual eceran, akan dikenakan sanksi administratif baik dari Pertamina maupun Pemerintah Daerah.

“Itu melanggar Perpres. Ada sanksi teguran administratif. Kita hanya pemantauan pengawasan. Kalau ada SPBU yang seperti itu (melayani pembelian pertalite jerigen) kita akan laporkan ke Pertamina karena nggak boleh,” ujar Hadi saat ditemui infoseputarpati.com dikantornya.

BBM subsidi hanya boleh disalurkan kepada kendaraan umum. Juga pembelian untuk usaha pertanian dan perikanan disertai dengan surat rekomendasi dari dinas terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *