Pati, Infoseputarpati.com – Pemerintah merencanakan penanganan banjir di Kabupaten Pati. Sejumlah hal yang bakal dilakukan diantaranya mulai dari peninggian tanggul, pemasangan tanggul karet di wilayah utara, hingga pompanisasi agar air dapat dibuang.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin saat meninjau pengungsi di Pati.
“Dalam waktu cepat kita usulkan untuk penanggulangan banjir ini,” ujarnya.
Banjir terjadi akibat adanya limpasan air sungai. Sehingga peninggilan tanggul diperlukan. Selain itu, banjir juga disebabkan rob. Sehingga perlu ada pembuatan tanggul karet untuk mengantisipasi rob.
Langkah lainnya yaitu pompanisasi bakal dilakukan di wilayah terdampak banjir agar mempercepat pembuangan air. Namun pompanisasi ini akan dilakukan bertahap karena berpotensi berimbas pada wilayah lain.
“Yang penting pemukiman selamat dulu,” ujarnya.
Sebagai informasi, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng mencatat ada 77 desa terdampak banjir. Warga terdampak mencapai 20.960 kepala keluarga atau 62.892 jiwa. Hingga Selasa (20/1/2026) pukul 18.00 WIB, tercatat masih terdapat 650 jiwa atau 200 KK yang mengungsi.
Kerusakan infrastruktur terjadi di 44 titik diantaranya talud, tanggul, bendungan, serta akses jalan. Selain itu, luasan sawah terdampak tercatat mencapai 1.300 hektare.
Lokasi pengungsian sendiri berada di Kecamatan Juwana, antara lain Aula Kecamatan Juwana, Balai Desa Doropayung, Balai Desa Bumirejo, serta Balai Kemasyarakatan Desa Kudukeras. (*)









