Pati, Infoseputarpati.com – Harga garam di Kabupaten Pati melonjak naik setelah pasokan garam di Bumi Mina Tani langka. Hal tersebut dikarenakan cuaca ektrem yang melanda beberapa akhir ini.
Pengusaha garam di Kecamatan Batangan, Nanda mengatakan, bahwa di akhir bulan-bulan ini stok garam di petani terbilang langka. Lantaran, petani hanya memproduksi garam 1-2 sak.
“Kalau garam langka. Bulan-bulan ini mungkin masih langka, dari petani juga langka. Petani mengangkut cuma satu sak sampai dua sak. Sehingga stok-stok di pabrik ini sudah habis,” ucapnya kepada wartawan, kemarin.
Menurutnya, faktor yang mempengaruhi garam langka di bulan ini karena cuaca masih ekstrem. Artinya, cuaca masih menjadi hal terpenting dalam produksi garam.
“Cuaca kan masih ekstrem-ekstrem nya. Garam sendiri masih tergantung pada cuaca. Panas kan baru terjadi akhir-akhir ini. Kemarin malam saja di daerah pesisir Juwana ke timur masih ada gerimis. Itu yang menjadi problematika dari petani garam,” imbuhnya.
Sementara itu, Fungsional Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Ari Wibowo saat diwawancarai terpisah mengaku bahwa stok garam di Bumi Mina Tani masih aman sampai sekarang.
“Pada hari Senin kemarin, tanggal 5 Juni 2023, petambak dari empat Kecamatan kita kumpulkan di DKP Kabupaten Pati, dalam perkumpulan tersebut, tidak ada informasi seperti itu,” jelasnya.











