KPK Akui Kurang SDM dan Perlu Alat Canggih untuk OTT

Infoseputarpati.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui kekurangan sumber daya manusia (SDM) dalam melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengatakan, selain itu kendala SDM, KPK juga memerlukan alat yang canggih agar OTT bisa dilakukan lebih sering.

“Apa sih sebenarnya hambatan paling besar yang di KPK selain tentang SDM yang kurang, ya berikanlah kami alat yang canggih, supaya OTT tidak hanya 1 sebulan,” ujarnya dilansir dari Detik.

“Kurang canggih, Pak, kurang canggih. Ini sudah tidak up-to-date. Jadi kalau anggota Komisi III kasih anggaran besar buat beli alat barang kali OTT lebih masif,” lanjutnya.

Ketua KPK Setyo Budiyanto sendiri menyampaikan bahwa KPK memiliki target OTT dalam beberapa bulan sekali atau setidaknya sebulan sekali. Meski begitu, target tersebut disesuaikan dengan informasi yang ada.

“Sebenarnya hampir beberapa bulan sekali pasti ada (OTT). Gitu. Karena itu juga salah satu target kami, tapi sekali bukan target yang dipaksakan. Targetnya adalah sesuai dengan informasi yang kami dapatkan,” jelasnya. (*)

BACA JUGA :   Jalur Pendakian Bukit Mongkrang Bakal Ditutup Saat Ramadan untuk Pemulihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *