Investasi di Jateng Capai Rp66 Triliun Lebih hingga September

Infoseputarpati.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng mencatat, realisasi investasi Januari–September 2025 mencapai Rp66,13 triliun, atau 84,42 persen dari target tahunan.

Nilai tersebut terdiri dari PMA sebesar Rp29,27 triliun dan PMDN sebesar Rp36,86 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 326.462 orang, tertinggi kedua di Pulau Jawa.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan III tahun 2025 tumbuh 5,37 persen (YoY), melampaui rata-rata nasional sebesar 5,04 persen. Secara kumulatif, hingga triwulan III, ekonomi Jateng tumbuh 5,21 persen (C-to-C).

Gubernur Luthfi menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, dan berbagai pihak lainnya.

“Membangun daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Sekitar 85 persen kekuatan ekonomi berasal dari investasi. Karena itu, kami terus mendorong konsep collaborative government,” jelasnya.

Pemprov Jateng juga berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif dengan memperkuat kemudahan perizinan berbasis digital, menyediakan SDM kompeten melalui pelatihan vokasi, serta memperluas kerja sama pendidikan dan industri.

BACA JUGA :   Harga Sayuran di Magelang Fluktuatif, Pakcoy Rp500 per Kilo

Selain itu, pengembangan kawasan industri terus digencarkan. Saat ini terdapat tujuh kawasan industri aktif di Jawa Tengah, antara lain KEK Kendal, Grand Batang City, Batang Industrial Park, Wijaya Kusuma Industrial Park, Jatengland Industrial Park, Kawasan Industri Candi, dan Bukit Semarang Baru (BSB).

Pemprov juga mendorong seluruh kabupaten/kota, termasuk Cilacap, Kebumen, Sragen, dan Semarang, untuk menyiapkan lahan kawasan industri baru guna memperkuat arus investasi daerah.

Berkat komitmen kuat dalam memperkuat investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Pemprov Jateng berhasil meraih penghargaan Pioneer of Economic Empowerment atau Pelopor Pemberdayaan Ekonomi dalam ajang Indonesia Kita Award 2025.

Indonesia Kita Award merupakan ajang penghargaan bagi individu dan lembaga yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa di berbagai sektor. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *