Harga Kedelai Impor Capai Rp12.250, Pengrajin Tempe Pati Putar Otak

Pati, infoseputarpati.com – Tingginya harga kedelai impor membuat pengrajin tempe di Kabupaten Pati putar otak. Diketahui, harga kedelai impor pekan ini mencapai Rp12.250 per kilogram, dari harga awal Rp9.500.

Ponang, salah seorang pembuat tempe dari Desa Panjunan, Kecamatan Pati kota mengungkapkan bahwa mayoritas pengrajin tempe di Pati menggunakan bahan baku kedelai impor dari Amerika, yang notabene lebih besar dibandingkan kedelai lokal.

Kenaikan kedelai yang signifikan mulai dirasakannya sejak awal tahun 2022. Pada bulan Desember 2021, harga kedelai hanya Rp9.500 per kilogram, kemudian naik di bulan Januari menjadi Rp12 ribu per kilogram.

Sementara puncak kenaikan harga kedelai terjadi di bulan Juni di angka Rp12.500 per kilogram.

“Sekarang turun tapi sedikit di Rp12.250 per kilogram. Kalau alasannya menurut pedagang ya Pertama ada cuaca buruk di Amerika, kedua permintaan di China meningkat, kita kalah impor,” jelas Ponang kepada infoseputarpati.com, Rabu (6/7/2022).

Untuk menyiasati kenaikan harga tersebut, Ponang lebih memilih mengurangi volume tempenya ketimbang menaikkan harga jual. Ia mengaku, masyarakat juga sudah mengetahui perihal kenaikan harga kedelai.

“Menyiasati gampang tapi banyak yang belum tahu. Saya pribadi ada rumus timbangan, ditimbang satu persatu, per harga 5 ribu dengan berat 500 gram. Kalau kedelai naik kita sesuaikan beratnya. Kita buatkan rumus,” ujarnya.

Meskipun harga kedelai tak kunjung turun, Ia mengaku, dalam waktu dekat belum akan menaikkan harga tempenya agar tidak kehilangan pembeli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *