Ternyata Ini Biang Kerok Pemadaman Listrik di Sulawesi Selatan

Infoseputarpati.comPemadaman listrik di Sulawesi Selatan seringkali terjadi termasuk Kota Makassar. Akibatnya, rumah warga hingga lampu lalu lintas di kota tersebut pun padam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman menyebut, kondisi itu terjadi karena pasokan air di sejumlah PLTA vital berkurang.

“Faktornya pembangkit listrik tenaga air mulai kekurangan air, seperti PLTA Bakaru dan Waduk Bili-Bili. Tinggi permukaan airnya sudah turun,” paparnya dilansir dari Kompas.

Sementara jika beralih ke pembangkit tenaga diesel, ada kendala bahan bakar minyak (BBM) solar yang harganya tinggi.

Sehingga efisiensi dapat dilakukan dengan pemadaman bergilir untuk menjaga operasional.

“Tentu PLN memperhitungkan efisiensi agar tidak merugi, sehingga teknik yang paling lazim digunakan adalah pemadaman bergilir. Masyarakat diimbau menyikapi ini dengan menyiapkan alternatif penunjang,” paparnya.

Sedangkan Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan mengatakan bahwa pemadaman tak hanya terjadi karena penurunan debit air pada PLTA, namun juga karena pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan yang sedang berlangsung.

BACA JUGA :   Kebakaran Kapal di Muara Baru, Dipicu Masalah Kelistrikan

“Saat ini sedang dilakukan pemeliharaan pada infrastruktur ketenagalistrikan yang berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah. Untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan, PLN melakukan pengaturan beban,” ujarnya.

Pemadaman dilakukan berkisar selama dua jam, tergantung pada kondisi teknis di lapangan.

“Tim PLN terus melakukan upaya percepatan agar pasokan listrik dapat segera kembali normal. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berterima kasih atas pengertian serta kesabaran pelanggan,” paparnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *