Kematian Warga Bergas Dinilai Tak Wajar, Polres Semarang Ekshumasi Makam Korban

Semarang, Infoseputarpati.comKematian seorang warga Kecamatan Bergas, Semarang dinilai tak wajar. Sehingga Polres Semarang melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam korban.

Proses ekshumasi dilakukan pada Selasa (30/6/2026). Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana S.Trk. SIK. MH.Li mengatakan bahwa ada dugaan pidana kekerasan seksual pada perempuan dan anak.

“Pelaksanaan ekshumasi dilaksanakan dengan melibatkan Dokpol Bid Dokkes Polda Jateng, di TPU Wringin Putih Kecamatan Bergas. Hal ini di laksanakan guna memenuhi bahan penyelidikan Sat Reskrim terkait hal tersbut,” ungkap AKP Bodia.

Secara garis besar Kasat Reskrim menjelaskan bahwa kejadian berawal karena cekcok pada Minggu 21 Juni 2026, antara korban yang berusia sekitar 50 Th dengan rekan anak korban yang juga rekan sepergaulan korban di wilayahnya.

“Terduga pelaku diperkirakan berusia antara 20 hingga 25 tahun, dan saat ini sudah kami lakukan pemeriksaan kepada terduga pelaku.” Paparnya Kembali.

Lebih lanjut korban sempat mendatangi salah satu Rumah Sakit untuk periksa pada hari senin 22 Juni 2026, namun pada Selasanya korban tidak kunjung membaik dan kembali periksa ke Rumah Sakit, namun korban beralasan kepada Dokter yang memeriksa bahwa korban terjatuh.

BACA JUGA :   Jutaan Rokok Ilegal dan Minuman Beralkohol Dimusnahkan

Terus mengalami penurunan kondisi, akhirnya korban meninggal dunia pada hari Rabu dan dimakamkan pada Rabu Malam oleh Pihak Keluarga.
“Saat ini kami akan melakukan pemeriksaan lebih dalam kepada terduga pelaku, dengan melengkapi barang bukti guna melengkapi berkas atas peristiwa tersebut,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *