Infoseputarpati.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU pembangunan irigasi mencapai Rp12 triliun.
“Anggaran irigasi untuk memperbaiki, tersier, premier, sekunder, nilainya Rp12 triliun,” beber dia.
Diketahui bahwa Andi diminta Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyelesaian draf Perpres pembangunan irigasi.
Bukan tanpa mengapa, aturan tersebut nantinya bertujuan untuk mendukung swasembada pangan.
Amran menyebut Perpres tentang Irigasi ini akan ditandatangani oleh Prabowo Subianto paling lambat besok.
“Insyaallah hari ini paling lambat, besok ditandatangan Perpresnya perbaikan irigasi tersier, premier, sekunder,” kata dia dalam rapat koordinasi swasembada pangan di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2024).
Perlu diketahui sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah pusat nantinya akan memberikan bantuan terhadap pembangunan saluran irigasi.
“Dua hal yang paling penting, Pak Mentan (Menteri Pertanian) keliling terus, saya juga keliling, kita banyak sekali, sawah kita, baik dipulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan lain-lain yang hanya satu kali tanam, artinya sawah yang satu kali tanam itu tidak ada irigasinya karena mengandalkan curah hujan,” kata Zulhas.
“Kenapa begitu? karena keterbatasan anggaran dari daerah,karena kalau 1.000 hektare itu yang membangun harus anggaran dari bupati, kalau sawahnya 1.000 hektare irigasinya bupati yang bangun, kalau 1.000-3.000 hektare gubernur yang bangun,” jelasnya. (*)






