Infoseputarpati.com – Papan berisi peringatan agar tak buang sampah sembarangan terpasang di kawasan Tateyama Kurobe Alpine Route, Jepang. Mirisnya, peringatan itu dengan tegas ditujukan kepada turis Indonesia.
Papan peringatan itu diawali kalimat “To Indonesian campers!”. Keberadaan papan itu diungkapkan oleh pemilik akun Threads @adriansyahyasin. Pengunggah awalnya berniat berkunjung ke kawasan Tateyama Kurobe di Japanese Alps. Namun justru menemukan papan peringatan tersebut.
“Hari ini ke Tateyama Kurobe di Japanese Alps, cukup malu melihat sebuah papan pengumuman yang khusus ditujukan kepada pengunjung INDONESIA,” tulisnya.
Papan tersebut bahkan memuat informasi bahwa turis Indonesia mengalami peningkatan sejak 2024. Sejumlah pendaki dan pihak terkait aktivitas gunung ditulis merasa terganggu dengan perilaku sebagian turis Indonesia.
Mereka menyoroti perilaku turis Indonesia yang meninggalkan makanan dalam jumlah besar, menggunakan alat makan sekali pakai, dan melakukan barbeku hingga malam.
Kemudian mencampurkan sampah dengan sisa makanan, bernyanyi atau membuat kegaduhan setelah tengah malam, serta membuang sampah di jalur pendakian. Aktivitas membuang sisa makanan dan sampah disebut dapat menarik perhatian beruang.
Peringatan juga menyoroti perilaku turis yang datang dengan sandal dan tanpa peralatan memadai seperti peta, lampu kepala, jas hujan, hingga perlengkapan musim dingin.
“Please spread accurate information!!” demikian tulisan pada bagian bawah papan.
Orang Indonesia lainnya ternyata juga pernah menemukan peringatan serupa di lokasi yang sama pada Oktober 2025. Namun judul yang digunakan “For Asian beginners”, dengan bagian isinya menyinggung wisatawan Indonesia.
“OMG malu banget 2025 lalu masih ‘Asian beginners’ dan sedikit note tentang Indonesian. Sekarang malah upgrade ke ‘INDONESIAN CAMPERS’ judulnya,” tulis pengguna.
Pengguna Thread juga mengaku menemukan papan pengumuman berbahasa Indonesia yang disebut ditemukannya di Okutama, Tokyo, dua tahun lalu.
“Kepada setiap orang yang memanfaatkan sungai, tolong bawa pulang sampahmu!” demikian judul peringatan tersebut. (*)










