Polisi Gagalkan Penyelundupan 6.818 Liter BBM Ilegal di Jambi

Infoseputarpati.comPolisi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 6.818 liter bahan bakar minyak (BBM) ilegal di perairan Sungai Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus ini yaitu NH dan FP. Keduanya diduga melakukan pengangkutan BBM tanpa dokumen sah.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi AKBP Febriandy mengatakan bahwa kasus terungkap berawal dari adanya informasi dari masyarakat.

“Berbekal informasi dari masyarakat, personel gabungan Baharkam bersama Tim Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi langsung melakukan penyelidikan di lokasi,” ujarnya.

Petugas akhirnya bergerak pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di wilayah perairan Sungai Batanghari, tepatnya di Kunangan, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi. Satu unit mobil tangki Hino berwarna biru putih tanpa pelat nomor yang berada bersama sebuah tugboat di kawasan perairan tersebut diperiksa.

Dari pemeriksaan itu, polisi menemukan BBM yang diangkut tidak dilengkapi dokumen pengisian bahan bakar (bunker) yang sah. Petugas kemudian mengamankan kendaraan, kapal, serta pihak-pihak yang diduga terlibat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA :   Industri Rumahan Vape Mengandung Narkoba di Deli Serdang Terungkap

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan pengangkutan BBM yang tidak dilengkapi dokumen pengisian atau bunker yang sah sehingga kami melakukan penindakan dan mengamankan barang bukti beserta pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.

Dalam kasus ini petugas penyita satu unit mobil tangki Hino tanpa pelat nomor, satu unit tugboat, satu unit mesin pompa merek Moris, serta 6.818 liter BBM tanpa dokumen resmi.

“Dalam pengungkapan tersebut, kami menyita barang bukti berupa satu unit mobil tangki Hino tanpa pelat nomor, satu unit tugboat, satu unit mesin pompa merek Moris, serta 6.818 liter BBM tanpa dokumen,” ujarnya.

Asal-usul BBM saat ini masih dalam penelusuran, termasuk pihak yang terlibat dalam jaringan distribusi ilegal.

«”Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mengungkap asal-usul BBM dan kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam distribusi BBM ilegal tersebut,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *