Terduga Pelaku Pelecehan di KRL Ditangkap

Infoseputarpati.comTerduga pelaku pelecehan di KRL berhasil diamankan pada Jumat (27/2/2026). Hal itu usai viral video korban saat melapor pada petugas di KAI Commuter melalui akun TikTok pribadinya pada Kamis (26/2/2026).

“Hallo @KAI121 saya sudah menunggu laporan selama satu bulan full dan tidak ada lanjutan dari kalian, di sini saya hanya meminta kalian untuk melanjutkan laporan saya dan saya tidak mau ini terjadi kepada saya tiga kali karena ini adalah kasus kedua saya dilecehkan di KAI dan tidak ada jawaban apapun,” tulis akun TikTok @equineilonaa dalam unggahan tersebut.

Korban menyebut pelecehan terjadi saat ia menaiki kereta dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Bogor. Pelaku melakukan pelecehan yang disamarkan lewat gerak gerik tas yang dibawa pelaku hingga akhirnya tak langsung disadari.

Tanpa tahu malu, pelaku bahkan menanyakan apakah korban marah. Korban mengaku tak mendapatkan bantuan dari penumpang lain ataupun petugas di lokasi.

Akun resmi KAI121 juga merespons video ini di kolom komentar. Menulis bahwa KAI berkomitmen tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual.

Usai mendapatkan laporan pada Minggu (22/2/2026), KAI Commuter segera menindaklanjuti dan menelusuri kejadian tersebut dengan menggunakan sistem CCTV Analytic.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan bahwa korban ditangkap melalui penelusuran sistem CCTV Analytic berbekal ciri-ciri terduga pelaku yang disampaikan oleh korban.

“Setelahnya kami melakukan konfirmasi kepada korban untuk kesesuaian terduga pelaku, agar selanjutnya dimasukkan ke dalam daftar cekal (blacklist),” katanya.

Usai melakukan pemeriksaan dan mendatangkan korban, petugas KAI Commuter selanjutnya mendampingi korban untuk melaporkan dan menyerahkan pelaku ke Polres Depok untuk melanjutkan proses hukum.

“KAI Commuter juga akan memberikan pendampingan kepada pihak korban, baik secara hukum maupun psikologis, untuk menguatkan korban,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *