Infoseputarpati.com – Cuaca ekstrem yang melanda menyebabkan tanah amblas terjadi di bantaran sungai wilayah Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora.
Akibat peristiwa ini, rumah warga mengalami kerusakan di bagian dapur. Rumah tersebut merupakan milik S (65) yang merupakan seorang petani.
Diketahui, insiden tanah amblas ini terjadi Jumat (13/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Hujan deras memang terjadi sejak sore hari sebelumnya.
Kapolsek Blora AKP Nur Dwi Edie Wahyudiyanto, S.H., M.H., mengatakan pihaknya telah menerjunkan petugas untuk melakukan monitoring dan pengecekan langsung di lokasi kejadian pada Kamis (19/02/2026).
“Kami melakukan pengecekan di titik perbatasan RT 005 dan RT 004, RW 004, tepatnya di belakang rumah Bapak S. Kondisinya, tanah di bantaran sungai amblas yang mengakibatkan struktur bangunan dapur korban ikut bergeser dan mengalami kerusakan,” ujar AKP Nur Dwi Edie.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1.000.000. Polsek Blora juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora serta pemerintah kelurahan setempat untuk langkah penanganan lebih lanjut.
“Pihak DPUPR dan Kelurahan Kedungjenar sudah melakukan pengukuran di lokasi untuk menentukan langkah teknis selanjutnya guna mengantisipasi longsor susulan yang lebih luas,” tambahnya.
Sebagai langkah awal pencegahan, pihak kepolisian memberikan imbauan keras kepada pemilik rumah dan warga di sekitar bantaran sungai agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
“Kami meminta warga untuk sementara waktu tidak beraktivitas di area yang terdampak amblas dan segera mengungsi ke titik aman jika melihat adanya pergerakan tanah susulan demi keselamatan bersama,” ujarnya. (*)









