Peternak Ayam di Solo Raya Lakukan Aksi Mandi Jagung, Tuntut Penurunan Harga

Infoseputarpati.com – Para peternak ayam di Solo Raya melakukan aksi mandi jagung. Mereka menuntut agar harga komoditas tersebut turun.

“Hanya memang kenapa kita melakukan kegiatan ini karena ternyata ada satu komponen yaitu jagung yang sekarang harganya sangat mahal,” ujar koordinator lapangan Parjuni dilansir dari AntaraJateng.

Aksi dilakukan di perempatan Gladak Solo, Jawa Tengah. Aksi itu juga dilakukan menyambut Hari Ayam dan Telur Nasional.

Kenaikan harga jagung yang mencapai 30 persen/kg dari harga sebelumnya membuat resah para peternak. Menurut dia, saat ini harga jagung di pasaran melebihi harga pokok penjualan yakni Rp7.000/kg, sedangkan harga HPP yang ditetapkan pemerintah yakni Rp5.000.

“Kami minta pada pemerintah supaya ada penyesuaian harga jagung, yang notabene sekarang ini sudah melebihi harga umum, hampir sekitar Rp7.000 lebih, sedangkan harga acuan (HPP) Rp5.500. Kami merasa jengkel sehingga kami lakukan aksi ini,” terangnya.

Terlebih jagung tak bisa diganti dengan pakan lain.

“Jadi komponen utama jagung ini hampir 50 persen, bahkan lebih ya. Itu dibutuhkan peternak untuk campuran pakannya dan itu belum bisa digantikan oleh komponen lain yang sekualitas dengan jagung,” katanya.

Kemudian informasi Direktur Tanaman Pangan Kementan yang menyampaikan surplus 4 juta ton jagung nasional juga dipertanyakan.

“Itu bukan angka kecil. Kami di Jateng saja kebutuhan perbulannya tidak kebih dari 50 ribu ton sampai 100 ribu ton. Artinya apa, ini kontradiktif dengan apa yang terjadi di lapangan,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *