DPRD Pati Sentil Pemkab, Harga Garam Tak Pernah Stabil

Pati, Mitrapost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyayangkan dengan harga garam di wilayah ‘Bumi Mina Tani’ ini. Pasalnya harga garam dari petambak tak pernah menemui harga yang stabil.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti selain menyoroti harga yang tak pernah stabil, pihaknya juga menyoroti sejauh ini belum ada subsidi dari Pemkab Pati untuk para petambak garam di Kota Pati.

Selain itu, petambak kerap kali menuai masalah diantaranya ketersediaan bahan bakar saat dipergunakan untuk mengaliri air di meja garam hingga cuaca ekstrem yang dihadapi petambak garam.

“Kalau dari Pemkab belum ada subsidi (belum ada), cuman kami dari Komisi B juga perda yang tadi ada pemberdayaan nelayan dan juga garam ini baru dibahas tadi pada paripurna,” jelas Yeti saat ditemui usai Paripurna belum lama ini.

Diberitakan sebelumnya, anggota komisi B DPRD Pati Narso mengungkap harga garam pada petambak garam untuk stabil sangat sulit.

Banyaknya petambak garam dan juga musim panen ini mempengaruhi naik turunnya harga garam. Saat ini, menjadi perhatian pihaknya, yakni para tengkulak yang mengambil keuntungan lebih besar daripada petambah garam.

“Kalau harga garam untuk stabil itu kan masih sulit ya,” jelas Narso.

Informasi, bahwa di Kabupaten Pati yang memiliki lahan garam terbesar berada di Kecamatan Batangan, dengan luasan 1.321,07 hektare data yang berhasil dihimpun Infoseputarpati dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pati. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *