Perokok di Pati Didominasi Remaja, Dampak Kesehatan hingga Sosial Ekonomi Jadi Sorotan

Pati, Infoseputarpati.com – Perokok di Kabupaten Pati didominasi oleh remaja dan anak-anak. Bahkan jumlah tersebut setengah dari populasi yang ada.

Dalam hal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati menyebut 60 persen masyarakat Kabupaten Pati merupakan perokok. Angka ini dikutip  dari survei indeks keluarga sehat terbaru.

Kasi Promosi pada Dinkes Pati, Heny Rachmawati mengatakan berdasarkan survei juga diketahui dari 10 rumah di Pati enam diantara terdapat perokok aktif.

“Yang kami khawatirkan ini kelompok anak-anak dan remaja. Soalnya, 41,8 persen remaja sudah pernah merokok. Sementara yang perempuan 0,41 persen pernah merokok,” ujar Heny Rachmawati saat menjadi narasumber di kegiatan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di halaman Suara Pati FM kemarin.

Besarnya angka perokok aktif ini perlu menjadi sorotan. Pasalnya selain membahayakan kesehatan, rokok sangat berdampak pada sosial ekonomi masyarakat.

Saat ini, rokok menjadi pengeluaran belanja terbesar kedua pada orang miskin, lebih tinggi dari belanja untuk makanan bergizi.

Besarnya jumlah perokok aktif ini menurutnya disebabkan beberapa faktor, terutama adanya kemudahan masyarakat memperoleh rokok.

Selain itu beredarnya rokok ilegal atau tak bercukai juga menyebabkan minat masyarakat merokok meningkat.

Harga rokok tidak bercukai lebih murah dibandingkan rokok pada umumnya. Hal ini dimanfaatkan oleh anak-anak dan remaja untuk mendapatkan rokok dengan harga terjangkau.

Untuk menekan tingkat perokok aktif, Pemkab Pati gencar melakukan sosialisasi bahaya merokok khususnya di kalangan remaja.

“Fokus kami (bidang kesehatan) menyasar yang belum merokok. Terutama di kalangan remaja. Tentu kesehatan ini penting. Sekarang dana bagi hasil cukai ini bidang kesehatan 40 persen,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *