Infoseputarpati.com – Hujan yang mengguyur wilayah kabupaten Pati pada Rabu (30/11/2022) mengakibatkan banjir besar-besaran.
Ada enam kecamatan yang terdampak banjir, diantaranya Winong, Tambakromo, Gabus, Juwana, Jakenan, dan Sukolilo.
Terpantau hingga Jumat (2/12/2022) pukul 10.00 WIB, beberapa wilayah telah surut. Namun juga ada yang masih tergenang.
Kabid Penanganan Darurat BPBD Jateng Dikki Rulli Perkasa mengatakan, saat ini warga yang terdampak telah mendapatkan penanganan, dan masih berada ditempat pengungsian.
“Untuk kondisi sekarang, yang terdampak secara emosional sudah tertata. Jikalau dirasa aman, mereka pulang (siang hari), untuk melakukan pembersihan rumah. Namun untuk malam hari mereka tetap di pengungsian,” ujarnya, dihubungi Jumat (2/12/2022).
Terlebih, berbagai relawan penanggulangan bencana dari Demak, Jepara, Grobogan, dan Rembang, langsung terjun memberikan bantuan.
Berdasarkan laporan per tanggal 2 Desember 2022, pukul 10.00 WIB, dari Desa Sinomwidodo kecamatan Tambakromo terdata dua orang meninggal dunia, sebanyak tujuh orang mengalami luka ringan, dan sebanyak 200 orang mengungsi.
Sedangkan untuk data infrastruktur yang mengalami kerusakan di Desa Sinomwidodo, ada tiga unit rumah roboh, 212 unit rusak sedang, dan 417 unit rusak ringan.
Sementara di Desa Godo kecamatan Winong, ada dua rumah terdampak banjir.
Selain itu, tercatat beberapa infrastruktur yang terhempas banjir, ada dua jembatan penghubung antar dukuh yang ambrol di Desa Kropak Kecamatan Winong dan satu di desa Gunungpanti Kecamatan Winong akibat tergerus aliran sungai.
Lebih lanjut, sebanyak 21 ternak juga terdampak banjir. Rinciannya 12 ekor kambing hanyut, tiga ekor sapi hanyut, dan enam ekor sapi mati di kandang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah telah memberikan atensi penuh pada peristiwa yang terjadi di Kabupaten Pati.
Selain pemenuhan kebutuhan penyintas, BPBD Jateng juga memberikan imbauan kepada warga di dekat sungai agar tetep waspada jika hujan deras terjadi dalam jangka lebih dari satu jam.
“BPBD Provinsi Jateng telah mengirikan tim pendamping dan logisitik berupa 50 kilogram beras, 10 kardus mie instan, 2 kardus sarden, minyak goreng dan 40 lembar selimut,” ujarnya.
Selain itu, telah didirikan dapur umum di Desa Godo, Desa Sinomwidodo, dan dapur umum dari Dinsos (Tagana). Selain itu telah didirikan juga fasilitas kesehatan di Dusun Tamansari, Desa Godo Kecamatan Winong. (*)













