532 Warga Brebes Terdampak Tanah Gerak, Pemprov Siapkan Hunian Tetap

Infoseputarpati.com – Tanah gerak landa Brebes menyebabkan sebanyak 532 warga harus pindah atau sedikitnya 147 rumah terdampak, termasuk masjid dan TPQ.

Insiden itu terjadi di Dukuh Makam dan Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan hunian tetap (huntap). Sementara itu, saat ini warga masih mengungsi di Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al-Munawir, Dukuh Limbangan, Desa Sridadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Bergas C Penanggungan mengungkapkan, rumah yang rusak berat mencapai sekitar 143 unit.

“Korban tanah gerak jumlahnya kurang lebih sekitar 143 rumah (rusak berat). 143 rumah itu terjadi kerusakan karena tanah gerak dari ringan sampai berat tentunya, sampai ada yang roboh juga. Terdampak 175 KK,” ujarnya.

Saat ini, lokasi huntap sendiri masih dicarikan. Salah satu alternatifnya adalah lahan Perhutani.

“Harapan mereka huntap. Ini kan sedang proses dicarikan lokasinya ya. Memang informasi yang kami terima lokasi sementara sebagai alternatif itu di Perhutani, atau lahan Perhutani,” ujarnya.

Guna menjamin keamanan dan kelayakan, membutuhkan kajian geologi dari Dinas Energi dan Sumber Daya Manusia.

“Semoga saja tidak banyak permasalahan. Karena kan tadi tidak mudah ya, kita bicara relokasi, merelokasi warga itu kan tidak mudah. Apalagi lokasinya itu memang sulit sekali ditemukan tanah-tanah yang baik secara geologi,” terangnya.

Sebagai informasi, selain rumah, sawah-sawah juga ikut rusak akibat insiden tanah gerak. Struktur tanah berubah. Retakan tak lagi sekadar garis tipis, melainkan ancaman nyata. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *