Infoseputarpati.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta penanganan bencana tanah longsor dan banjir di Kecamatan Pulosari, Pemalang dilakukan dengan komprehensif.
“Hari ini, kita melakukan dan memastikan, bahwa penanganan masyarakat yang terdampak clear dan paripurna,” ujar Luthfi.
Pihaknya meminta ada tindak lanjut penanganan terkait dengan pengungsi, pendidikan, hunian sementara dan hunian tetap, kesehatan, hingga perbaikan sarana prasarana.
Diketahui, korban bencana di Kecamatan Pulosari terdapat 813 kepala keluarga (KK) dengan total 2.777 jiwa pengungsi. Sekitar 80 rumah rusak, 78 bidang lahan rusak, serta belasan jembatan rusak.
“Sehingga masyarakat yang betul-betul terdampak terbantu sacara maksimal, dan tentu yang paling penting adalah memikirkan ke depan bagaimana,” ujarnya.
Ia juga menegaskan jika masyarakat terdampak harus terdata secara by name by address (nama dan alamatnya), sehingga bisa pulih lagi secara sosial maupun perekonomiannya. Termasuk, barang berharga sampai hewan ternak dan lahan yang terdampak, juga perlu didata dengan baik. Selain itu, lahan pertanian yang tergenang banjir, juga akan diajukan klaim asuransinya.
Sementara untuk pendidikan dan kesehatan, Luthfi sudah meminta kepada dinas pendidikan untuk menyiapkan tempat belajar sementara, termasuk menerjunkan guru-guru yang kompeten untuk mendampingi anak-anak belajar di pengungsian.
Terkait kesehatan, dia menginstruksikan agar pemeriksaan dilakukan secara rutin, dan apabila ada keadaan darurat langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. (*)











