Infoseputarpati.com – Pemerintah daerah yang berhasil membatasi media sosial (medsos) untuk anak di bawah 16 tahun bakal mendapat penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
“Kita akan melakukan monitoring evaluasi pengawasan, daerah-daerah mana saja yang bekerja, mem-follow up, mana saja yang stagnan atau yang cuek gitu. Yang baik-baik ya kita akan berikan reward,” ujar Tito dilansir dari Kompas.
Penghargaan yang diberikan dapat berupa insentif agar pemerintah daerah mendapatkan dana segar atas keberhasilannya.
“Kemendagri juga menyiapkan juga anggaran. Bisa juga ada dana insentif daerah bisa kita berikan, enggak hanya sekadar piagam saja,” jelasnya.
Kemendagri bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid pun akan mengatur teknisnya terkait pemberian penghargaan tersebut.
“Misalnya mana 10 daerah terbaik, kita berikan penghargaan di depan Zoom meeting seluruh kepala daerah, karena setiap Senin ada acara Zoom meeting,” ujar Tito.
Penghargaan tersebut juga menjadi cara untuk memacu daerah lain agar bersaing dengan sehat.
“Nah, ini otomatis daerah-daerah itu akan berlomba, dia enggak mau pasti pada posisi (di) bawah. Kalau posisi bawah nanti elektabilitasnya jatuh. Kira-kira itu seperti,” kata Tito.
Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur penonaktifan akun media sosial milik anak di bawah umur mulai 28 Maret 2026. (*)








