Infoseputarpati.com – Penganiayaan terhadap pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terjadi di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan mengatakan, saat ini, pelaku telah ditangkap.
“Saya baru terima infonya bahwa pelaku sudah ditangkap,” ujarnya dilansir dari Antara.
“Iya, satu orang yang ditangkap,” lanjutnya.
Kejadian bermula saat petugas SPBU 3413901 bernama Lukman Hakim (19) bertugas pada Minggu (22/2/2026) malam sekitar 22.00 WIB.
Korban melihat antrean kendaraan mengular, sehingga ia berinisiatif untuk mempercepat proses dengan meminta barcode subsidi yang menjadi syarat pengisian BBM. Namun barcode yang ditunjukkan tak sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan.
Plat nomor sama namun data dan jenis kendaraan dalam barcode berbeda. Petugas menegur, namun diduga pria tersebut tak terima sehingga ia berteriak dan menantang petugas.
Lukman sempat memanggil staf untuk memastikan kebijakan pengisian. Namun pelaku semakin emosi dan mendorong salah satu staf yakni Ahmad Khoirul Anam hingga kepalanya terbentur ke mobil pelaku.
Pelaku kembali mendatangi petugas lain dan menampar salah seorang staf rekan mereka yakni Abud Mahmudin yang hendak menenangkan situasi juga ikut menjadi sasaran pemukulan.
Keributan disebut berlangsung cukup lama, diperkirakan hampir satu jam sejak sekitar pukul 22.00 WIB hingga menjelang pukul 23.30 WIB.
Pada insiden tersebut sebanyak tiga pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3413901 di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, menjadi korban penganiayaan. (*)













