Infoseputarpati.com – Kepolisian Resor (Polres) Blora resmi memulai pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Blora 2 yang berlokasi di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Langkah ini diawali dengan mengikuti Zoom Meeting Ground Breaking 436 SPPG Polri secara serentak, yang dilanjutkan dengan peletakan batu pertama di lokasi pada Senin (29/12/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, SH, SIK, MH, didampingi Wakapolres Kompol Slamet Riyanto, SH, MH, serta dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Blora, pengurus Bhayangkari, Forkopimcam Jepon, hingga tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menegaskan bahwa pembangunan SPPG ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mengawal program strategis pemerintah, khususnya dalam hal menyediakan gizi bagi generasi muda.
“Pembangunan SPPG Polres Blora merupakan komitmen Polri untuk mendukung Program Pemerintah dalam menyediakan gizi bagi anak-anak penerus bangsa. Kami berkomitmen menyediakan makanan bergizi gratis dengan kualitas yang baik demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto.
Salah satu keunggulan dari fasilitas SPPG Polres Blora 2 ini adalah perhatian terhadap aspek lingkungan. Kapolres mengungkapkan bahwa lokasi tersebut telah dilengkapi dengan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang modern.
“Di SPPG Polres Blora sudah terdapat instalasi IPAL, di mana pengelolaan ini merupakan satu-satunya yang ada di Kabupaten Blora. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga pengelolaan limbah agar tidak mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Meski pembangunan fisik telah dimulai, operasional penuh SPPG Polres Blora 2 masih menunggu penunjukan Kepala SPPG dari Badan Gizi Nasional. Namun, target pelaksanaan kegiatan pelayanan gizi ini direncanakan sudah bisa berjalan pada Januari 2026 mendatang.
AKBP Wawan juga menekankan pentingnya pemerataan manfaat bagi sekolah-sekolah di wilayah tersebut. Ia meminta pengelola nantinya agar membagi jumlah penerima manfaat secara seimbang dengan SPPG lainnya, mengingat tingginya antusiasme pihak sekolah yang ingin mendapatkan program pelayanan gizi dari Polres Blora. (*)







