Infoseputarpati.com – Hidangan khas biasanya disajikan untuk menyambut tamu saat Idulfitri tiba. Makanan berat ini identik dengan ketupat.
Berikut makanan berat khas Lebaran;
Lontong
Lontong adalah beras yang dibungkus dengan daun pisang. Bentuk lontong bulat memanjang dengan isian yang padat. Lontong biasa disantap bersama opor atau lauk lainnya.
Buras
Makanan ini adalah khas bugis yang dibungkus menggunakan daun pisang. Tak hanya saat Idulfitri, makanan ini juga biasa disajikan saat Idul Adha.
Buras merupakan salah satu varian beras atau nasi yang dibungkus menggunakan daun pisang, lalu kemudian diikat menggunakan tali.
Patlau
Makanan ini adalah khas dari Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat. Patlau terbuat dari beras ketan lalu dimasak dengan santan kelapa dan ditambah dengan garam. Kemudian beras ketan dibungkus dengan daun pisang muda dan dikukus hingga matang.
Makanan satu ini biasa dinikmati dengan lauk pendamping seperti halnya saat makan ketupat yaitu rendang daging sapi, opor ayam, dan sambal petai atau sambal udang.
Gogoso
Gogoso adalah makanan khas Makassar bagian dari warisan kuliner turun temurun dari nenek moyang suku Bugis.
Gogoso awalnya hanya disajikan saat lebaran bersamaan dengan menu makanan khas lainnya. Namun kini sudah banyak ditemui di pinggiran jalan. Gogoso terbuat dari ketan atau bahan sejenis biji-bijian seukuran pasir dan berwarna cokelat.













