Infoseputarpati.com – Cegukan merupakan hal yang wajar dialami oleh manusia. Bahkan hewan pun juga bisa mendapatkan hal itu.
Walaupun tidak mempunyai masalah yang serius, cegukan menjasi sesuatu hal yang menjengkelkan karena mengganggu aktivitas dan kenyamanan.
Diketahui, cegukan terjadi saat diafragma tanpa sengaja berkontrasi. Peristiwa ini menyebabkan tertariknya udara ke paru-paru.
Jika aktivitas itu terjadi dengan tiba-tiba maka munculah suara ‘hik’. Keadaan ini bisa berlangsung beberapa menit dan hilang dengan sendirinya.
Namun, jika cegukan terjadi lebih dari dua hari patut diwaspadai. Pasalnya, menurut ahli gastroenterology di Gleneagles Hospitas, Dr. Amitabh Moga, cegukan yang berkepanjangan dapat menunjukkan gangguan struktural, infeksi, atau inflamasi yang berdampak pada sistem saraf pusat atau saraf tertentu. Menurutnya, gangguan ini termasuk penyakit lambung, hati, pankreas, atau otak.
Dalam kebanyakan kasus, cegukan datang dan pergi dengan cepat. Faktor gaya hidup yang dapat menyebabkan cegukan meliputi:
– Makan terlalu banyak atau terlalu cepat
– Minuman berkarbonasi
– Makanan pedas
– Sedang stres atau bersemangat secara emosional
– Minum alcohol
– Terkena perubahan suhu yang cepat
Lantas, bagaimana mengatasi cegukan?
Cara sederhana yang dapat dilakukan saat cegukan dengan melibatkan beberapa mekanisme umum seperti menahan napas sebentar atau bernapas sambil mencondongkan tubuh ke depan dengan lutut ditarik ke dada.
Selain itu, kamu juga bisa melakukan kumur untuk merangsang tenggorokan untuk mengganggu gerakan tak sadar diafragma.
Meskipun begitu, cara-cara tersebut belum bisa dipastikan kemanjurannya. Namun, metode ini mudah dilakukan dan memiliki risiko komplikasi rendah. Oleh karenanya, tak ada salahnya untuk mencoba.







